SERIKAT PEKERJA NASIONAL

SERIKAT PEKERJA NASIONAL
BERJUANG UNTUK KEPENTINGAN KAUM BURUH

Sabtu, 04 Januari 2014

Menunggu Jumat Keramat Bagi Ibas

Menunggu Jumat Keramat Bagi Ibas

Yulianis sebagai saksi di persidangan sebut bahwa dia punya catatan aliran dana untuk Ibas sebesar 200rbUS$ menyangkut kongres PD di Bandung 2010.
Bobot keterangan Yulianis di sidang itu adalah sebuah alat bukti dimana Ibas terima dana tersebut.
karena Ibas saat terima dana menjabat sebagai Anggota DPR komisi 1, maka ada masalah karena dia merupakan seorang pejabat. Bisa suap/gratifikasi.
Atas dasar keterangan Yulianis ini Ibas patut diduga menerima suap/gratifikasi. Apakah itu suap/gratifikasi, KPK mustinya dalami hal ini. Atau aliran dana senilai 200rb itu sekedar mampir ke Ibas yang hanya berperan sebagai proxy untuk kepentingan tertentu?
Untuk menjerat Ibas dengan pasal2 suap, tentu harus ada kaitan langsung antara jabatan dia di komisi 1 dengan tujuan pemberian aliran dana tersebut. Untuk menjadikan itu sebagai gratifikasi, harus dicari hubungan penerimaan dana dengan jabatan dia sebagai DPR. Hal ini tentu bisa didalami. Atau dana ini cuma mampir ke Ibas untuk selanjutnya diteruskan ke orang yang berkepentingan seperti aliran dana DGI ke Nazar yang juga ke Wapid?
Karena aliran dana itu dari Nazarudin, bisa juga ini dikaitkan dengan pidana cuci duit karena Nazar untuk sebuah perkara telah terbukti melakukan pidana. Pemberian dana ke Ibas ini tentu dengan sebuah tujuan. Tak mungkin Nazar hanya iseng menyerahkan uang sebanyak itu ke Ibas?
Atas dasar sebuah logika berpikir bahwa uang tersebut dialirkan atas sebuah tujuan, Maka KPK sudah harus periksa Ibas untuk memvalidasi keterangan ini. Pemeriksaan Ibas itu dilakukan karena Yulianis berikan keterangan di bawah sumpah di persidangan di mana keterangan itu menjadi sebuah alat bukti.
Untuk mengetahui fakta yang benar dari aliran dana ini hanya satu untuk membuktikannya, di dalami melalui pemeriksaan. Hal ini penting dilakukan karena triliunan uang Nazar itu tersangkut dengan puluhan proyek yang diduga terdapat unsur pidana di dalamnya. Pertanyaan seriusnya beranikah KPK periksa Ibas sekedar untuk minta keterangan/komfirmasi semua ini? Istana pernah minta Pak Yusril untuk menjadi pengacara Ibas jika nanti bermasalah adalah sebuah kesadaran intern terhadap kesalahan yang dia lakukan.

Kasus Korupsi Terbesar Dalam Sejarah Indonesia

Kasus Korupsi Terbesar Dalam Sejarah Indonesia

Korupsi BLBI Rp. 183 Triliun plus beban bunga yang harus dibayar menjadi 560 Triliun.
Korupsi Suharto dan keluarganya, menurut majalah Time sebesar US$ 15 milyar atau Rp. 150 Triliun.
Korupsi Subsidi BBM pada periode presiden SBY yang bocor 30% atau sekitar US$ 5 - 7 milyar (50-70 triliun) per tahun.
Korupsi HPH dan DANA REBOISASI Total Kerugian Negara US$ 2 M atau 20 Trilyun oleh Bob Hasan, Prajogo Pangestu, Salim, Tommy Cs.
Korupsi PT. TPPI dalam bentuk utang ke Pertamina sebesar Rp. 17 Triliun oleh Hashim Djojohadikusumo.
Korupsi PLTU PAITON I Probolinggo kerugian negara US$ 800 juta atau 8 Trilyun dengan pelaku mantan dirut PLN Djiteng Marsudi cs.
Korupsi Bank Century dengan kerugian sebesar Rp. 6.7 triliun yang dilakukan oleh Srimulyani cs.
Korupsi Edi Tansil / PT. Golden Key dengan kerugian negara saat itu US$ 530 juta atau 1.3 Triliun. Sekarang setara Rp. 5.3 Triliun.
Korupsi PSO USO dana PNBP Telco di BP3TI Kominfo, rugikan negara 3 Triliun.
Korupsi Sektor Pangan pada impor beras BULOG dan korupsi BLBU rugikan negara 3 Triliun, pelaku Jusuf Wangkar staf khusus SBY Bidang Pangan.
Korupsi Mafia Anggaran DPR yang dilakukan oleh Nazarudin cs di 60-an proyek APBN sebesar 6.1 Triliun, rugikan negara sekitar 2.5 Triliun.
Korupsi konversi hutan/tanah negara jadi Perkebunan oleh Torganda Grup di Riau seluas 93 ribu ha. Negara rugi 2.5 T. Pelaku DL Sitorus.
Korupsi Wesel Ekspor Berjangka (WEB) Unibank tahun 2006. Kerugian US$ 230 juta atau Rp. 2.3 Triliun. Pelaku Sukanto Tanoto cs.
Korupsi investasi Kilang Minyak Pertamina di Libya US$ 1.5 Milyar, gagal. Investasi awal US$ 200 juta lenyap. Negara rugi 2 Triliun.

Korupsi PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Sudjiono Timan Kerugian Negara ditaksir US$120 Juta atau Rp. 1.2 Triliun.

Kasus Korupsi Ahok di Tambang Liar Gunung Nayo, Belitung Timur

Kasus Korupsi Ahok di Tambang Liar Gunung Nayo, Belitung Timur

Ahok alias Basuki T Purnama merahasiakan nama Basuki Indra sebagai nama yang dia pakai sebelumnya karena terkait dengan catatan kriminal di kepolisian.

Kebohongan utama & pertama dari Ahok adalah tentang NAMA atau indentitasnya sendiri. Nama awalnya Zhang Xian Wie, lalu ganti menjadi Basuki Indra.
Apakah banyak rakyat atau warga Jakarta yang tahu bahwa nama Ahok itu, sebelum menjadi Basuki Tjahja Purnama adalah Basuki Indra?
Hanya segelintir rakyat/warga Jakarta yang tahu, Ahok pernah punya nama Basuki Indra. Dia rahasiakan. Kenapa? Ada sesuatu?
Mengenai catatan kriminal Ahok di Babel, silahkan ditanyakan melalui Direskrimsus Polda Babel (Bangka Belitung), AKPB Bobby P Marpaung. Dia pegang BAP nya.
Ahok alias Basuki Indra beberapa kali tersangkut masalah hukum/pidana. Terakhir tahun 2010 dia jadi tersangka kasus tambang liar di Gunung Nayo, Belitung Timur.
Kasus Basuki Indra itu terkait operasional 4 CV miliknya di kawasan hutan lindung. Dia juga merubah fungsi hutan lindung jadi resort pribadinya.
Untuk resort pribadinya di kawasan hutan lindung, dia bahkan gunakan dana APBD untuk bangun jalan akses ke resort miliknya tersebut.
Di Polda Babel, BAP Basuki Indra, sejumlah saksi dan karyawan2 Ahok. Lalu Ahok pun jadi tersangka. Siap diajukan ke pengadilan.
Lalu kenapa prosesnya hukum/persidangan Ahok terhenti? Tidak jadi dilaksanakan? Ahok tidak dipenjara karena kejahatannya itu?
Pertama : status Ahok pada 2010 sudah menjabat sebagai anggota DPR RI komisi II. Kedua : ada kesepakatan dengan Gub. Babel Eko Maulana.
Kesepakatan itu : kasus hukum Ahok akan dipetieskan/SP3 dengan syarat Ahok alias Basuki Indra alias Basuki T Purnama mundur dari cagub Babel.
Tentu ada peran partai Golkar disini. Ahok (Basuki Indra/Basuki T Purnama) dan Eko Maulana adalah sama2 kader Golkar.
Ahok sangat sakit hati pada partai Golkar yang dinilainya berpihak pada Eko Maulana. Padahal ambisinya untuk jadi Gub Babel sangat besar.
Itu sebabnya Ahok alias Basuki Indra alias Basuki T Purnama ini dengan enteng berhenti dari Golkar & pindah ke Gerindra ketika ada tawaran cawagub Jokowi.
Julukan kutu loncat, pengkhianat dan tidak amanah yang melekat pada Ahok sudah terbukti dan punya rekam jejak yang panjang.
Ahok pernah di PDIP, PIB, Golkar dan sekarang Gerindra. Besok mungkin dia loncat lagi jadi kader Demokrat atau Nasdem. Lihatlah.
Ahok juga pernah coba2 jadi Cagub/Cawagub Sumut. Istrinya asal Medan. Tapi dia gagal. Ditolak. Integritas & kredibilitasnya diragukan.
Ahok tidak amanah. Sudah terbukti. Dia hanya 7 bulan jadi anggota DPRD, 16 bulan jadi Bupati Belitung Timur lalu 2,5 tahun jadi anggota DPR. Ambisius.
Ketika jadi Bupati, Ahok obral janji ke warga Beltim. Muluk2. Termasuk tawarkan berbagai program. 90% Tidak terlaksana. Ditinggalkannya.
Bahkan program Jamkesmas atau rawat gratis, satu2nya program yang dia unggulkan, tidaklah berhasil. RS Tidak tersedia di Beltim.
Warga yang sakit dan ingin berobat, harus ke RS di kabupaten Belitung. Tagihan membengkak dan jadi utang/beban pemkot Beltim.
Kebohongan berikutnya dari Ahok alias Basuki Indra alias BTP ini adalah : citranya sebagai tokoh antikorupsi. Itu juga PENIPUAN.
Lembaga yang beri award pada Ahok tidak melakukan penelitian mendalam tentang siapa sesungguhnya Ahok. Sumir. Tertipu juga.
Silahkan tanya tokoh2 dan pengusaha di Belitung Timur. Proyek2 APBD Beltim, 95% dikuasai konco2 Ahok ( Johan, Afa, Awi dst)
Ibu Ahok dikenal sebagai pengusaha yang memonopoli pengadaan obat2an di puskemas2/RS di seluruh Belitung Timur.
Belum lagi proyek2 fiktif seperti revitalisasi muara yang gunakan APBD padahal itu untuk mengekspolitasi pasir timah oleh prshan swasta.
Adik Ahok, Basuri yang kini Bupati Beltim, dulu adalah Kadis Kesehatan semasa Ahom jadi Bupati, pernah jadi tersangka korupsi Puskesmas.
Kasus korupsi Ahok/Basuki dan keluarganya ini, semua aman dan tidak diproses sampai ke pengadilan karena kekuataan uang dan kekuasaannya.
Kebohongan lain dari Ahok ini adalah mengenai prestasinya. Dia klaim seolah2 dia punya prestasi. Apa? Mana? Tidak ada.
Selama jadi anggota DPRD (7 bulan), bupati Beltim (16 bulan), anggota DPR RI komisi II (2.5 thn), apa yang sudah dikerjakan Ahok? NOL!
Keunggulan Ahok adalah mulut manisnya jika berbicara. Pencitraannya melalui media. Kunjungan2nya ke warga2. Tak ada yang terukur.
Ahok itu seorang pembohong. Bahkan tukang fitnah. Ketika mulai diungkap kebusukan2nya, dia langsung ketakutan dan panik.
Jadi semua reputasi, klaim, janji dan ucapan Ahok itu banyak mengandung kebohongan. Dusta belaka.
Julukan KUTU LONCAT, Pemimpin yang TIDAK AMANAH, PEMBOHONG atau KHIANAT, atau AMBISIUS sudah melekat pada pribadi Ahok/Basuki Indra/BTP.
Kebohongan berikutnya dari Ahok adalah perihal dana kampanyenya. Dia ngaku baru habis 10 juta. Siapa yang percaya?
Lalu kenapa masih ada yang dukung dan percaya sama Ahok yang penipu, Tidak amanah, khianat, dan fitnah itu? Bukan karena kehebatannya.
Ahok didukung habis2an konglomerat2 karena etnisnya. Karena agamanya. Warga DKI ikut2an dukung dia karena tipuan pencitraan yang luar biasa.
Uang puluhan bahkan ratusan milyar dikeluarkan untuk bangun citra baik dari Ahok melalui media2 (koran, tabloid, Majalah, TV).
Media koran, tabloid, majalah kecil dibayar 1.5 M, yang sedang dan besar dibayar 3 M per media (Tidak termasuk TV) pada putaran pertama.
Semua uang tersebut dikeluarkan para donatur2/sponsor2nya seperti : JR, M, ES, DF, HT, PS, HD, 9 naga dll. Konglo2 besar Indonesia.
Bahkan, khusus stasiun TV jaringan Hary Tanoe, Nasdem, bahkan termasuk Kompas dan Tempo memberikan bantuan pencitraan pada Ahok.
Termasuk mengenai pertemuan sekitar 50 tokoh etnis Cina di Panini Cafe Kuningan Jaksel.
Pertemuan tokoh2 Cina itu yang juga mewakili grup besar seperti : Indofood, BCA dll pada pukul 13-15 WIB tanggal 15/9/12 bertujuan dukung Ahok.
Disinilah bahaya besar jika Ahok terpilih jadi wagub DKI. Belum lagi kesepakatan bahwa dia akan jadi Gubernur DKI karena 2014 Jokowi jadi Cawapres.
Selama jadi Wagub DKI pun nanti, sudah ada kesepakatan bahwa semua administrasi pemerintahan DKI dipegang Ahok, Jokowi hanya jalankan tugas politis.
Jokowi dalam kurun waktu 2012-14 akan terus bangun popularitas dan basis massa dengan lebih banyak berada di luar kantor. Kunjungi warga2.

Inilah Dalil-Dalil Mengharamkan Umat Islam Memilih Pemimpin Kafir

Inilah Dalil-Dalil Mengharamkan Umat Islam Memilih Pemimpin Kafir

JAKARTA (VoA-Islam) - Menjadikan orang kafir sebagai pemimpin bagi umat Islam berarti menentang Allah SWT dan Rasulullah SAW serta Ijma' Ulama. Memilih orang kafir sebagai pemimpin umat Islam berarti memberi peluang kepada orang kafir untuk "mengerjai" umat Islam dengan kekuasaan dan kewenangannya.

Berikut ini adalah sejumlah Dalil Qur'ani beserta Terjemah Qur'an Surat (TQS) yang menjadi dasar untuk bersikap dalam memilih pemimpin :

1. Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin

QS. 3. Aali 'Imraan : 28.

"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)."

QS. 4. An-Nisaa' : 144.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?"

QS. 5. Al-Maa-idah : 57.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman."

2. Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin walau Kerabat sendiri :

QS. 9. At-Taubah : 23.

"Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan BAPAK-BAPAK dan SAUDARA-SAUDARAMU menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan, dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."

QS. 58. Al-Mujaadilah : 22.

"Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekali pun orang-orang itu BAPAK-BAPAK, atau ANAK-ANAK atau SAUDARA-SAUDARA atau pun KELUARGA mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada- Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung."

3. Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai teman setia

QS. 3. Aali 'Imraan : 118.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi TEMAN KEPERCAYAANMU orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya."

QS. 9. At-Taubah : 16.

"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi TEMAN SETIA selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman ? Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."

4. Al-Qur'an melarang saling tolong dengan kafir yang akan merugikan umat Islam

QS. 28. Al-Qashash : 86.

"Dan kamu tidak pernah mengharap agar Al-Quran diturunkan kepadamu, tetapi ia (diturunkan) karena suatu rahmat yang besar dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu menjadi PENOLONG bagi orang-orang kafir."

QS. 60. Al-Mumtahanah : 13.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan PENOLONGMU kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa."

5. Al-Qur'an melarang mentaati orang kafir untuk menguasai muslim

QS. 3. Aali 'Imraan : 149-150.

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu MENTAATI orang-orang yang KAFIR itu, niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (kepada kekafiran), lalu jadilah kamu orang-orang yang rugi. Tetapi (ikutilah Allah), Allah lah Pelindungmu, dan Dialah sebaik-baik Penolong."

6. Al-Qur'an melarang beri peluang kepada orang kafir sehingga menguasai muslim

QS. 4. An-Nisaa' : 141.

"...... dan Allah sekali-kali tidak akan MEMBERI JALAN kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman."

7. Al-Qur'an memvonis munafiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin

QS. 4. An-Nisaa' : 138-139.

"Kabarkanlah kepada orang-orang MUNAFIQ bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu ? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah."

8. Al-Qur'an memvonis ZALIM kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin

QS. 5. Al-Maa-idah : 51.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang ZALIM."

9. Al-Qur'an memvonis fasiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin

QS. 5. Al-Maa-idah : 80-81.

"Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang FASIQ."

10. Al-Qur'an memvonis sesat kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin

QS. 60. Al-Mumtahanah : 1.

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah TERSESAT dari jalan yang lurus."

11. Al-Qur'an mengancam azab bagi yang jadikan kafir sbg Pemimpin / Teman Setia

QS. 58. Al-Mujaadilah : 14-15.

"Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman ? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui. Allah telah menyediakan bagi mereka AZAB yang sangat keras, sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan."

12. Al-Qur'an mengajarkan doa agar muslim tidak menjadi sasaran fitnah orang kafir

QS. 60. Al-Mumtahanah : 5.

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (SASARAN) FITNAH bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2013/10/03/20572/inilah-dalildalil-mengharamkan-umat-islam-memilih-pemimpin-kafir/#sthash.1Xd0Fyqv.dpuf

Inilah Dalil-Dalil Mengharamkan Umat Islam Memilih Pemimpin Kafir

JAKARTA (VoA-Islam) - Menjadikan orang kafir sebagai pemimpin bagi umat Islam berarti menentang Allah SWT dan Rasulullah SAW serta Ijma' Ulama. Memilih orang kafir sebagai pemimpin umat Islam berarti memberi peluang kepada orang kafir untuk "mengerjai" umat Islam dengan kekuasaan dan kewenangannya.
Berikut ini adalah sejumlah Dalil Qur'ani beserta Terjemah Qur'an Surat (TQS) yang menjadi dasar untuk bersikap dalam memilih pemimpin :
1.  Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin
QS. 3. Aali 'Imraan : 28.
"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara  diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)."
 QS. 4. An-Nisaa' : 144.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?"
 QS. 5. Al-Maa-idah : 57.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman."
2.  Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin walau Kerabat sendiri :
QS. 9. At-Taubah : 23.
"Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan BAPAK-BAPAK dan SAUDARA-SAUDARAMU menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan, dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."
QS. 58. Al-Mujaadilah : 22.
"Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling  berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekali pun orang-orang itu BAPAK-BAPAK, atau ANAK-ANAK atau SAUDARA-SAUDARA atau pun KELUARGA mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada- Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun merasa  puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa  sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung."
3. Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai teman setia
QS. 3. Aali 'Imraan : 118.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi TEMAN  KEPERCAYAANMU orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang  disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya."
QS. 9. At-Taubah : 16.
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi TEMAN SETIA selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman ? Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
4. Al-Qur'an melarang saling tolong dengan kafir yang akan merugikan umat Islam
QS. 28. Al-Qashash : 86.
"Dan kamu tidak pernah mengharap agar Al-Quran diturunkan kepadamu, tetapi ia (diturunkan) karena suatu rahmat yang besar dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu menjadi PENOLONG bagi orang-orang kafir."
QS. 60. Al-Mumtahanah : 13.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan PENOLONGMU kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa."
5. Al-Qur'an melarang mentaati orang kafir untuk menguasai muslim
QS. 3. Aali 'Imraan : 149-150.
"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu MENTAATI orang-orang yang KAFIR itu, niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (kepada kekafiran), lalu jadilah kamu orang-orang yang rugi. Tetapi (ikutilah Allah), Allah lah Pelindungmu, dan Dialah sebaik-baik Penolong."
6. Al-Qur'an melarang beri peluang kepada orang kafir sehingga menguasai muslim
QS. 4. An-Nisaa' : 141.
"...... dan Allah sekali-kali tidak akan MEMBERI JALAN kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman."
7. Al-Qur'an memvonis munafiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin
QS. 4. An-Nisaa' : 138-139.
"Kabarkanlah kepada orang-orang MUNAFIQ bahwa mereka akan mendapat siksaan  yang pedih. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu ? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah."
8. Al-Qur'an memvonis ZALIM kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin
QS. 5. Al-Maa-idah : 51.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak  memberi petunjuk kepada orang-orang yang ZALIM."
9. Al-Qur'an memvonis fasiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin
QS. 5. Al-Maa-idah : 80-81.
"Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang FASIQ."
10. Al-Qur'an memvonis sesat kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin
QS. 60. Al-Mumtahanah : 1.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu     karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu  nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah TERSESAT dari jalan yang lurus."
11. Al-Qur'an mengancam azab bagi yang jadikan kafir sbg Pemimpin / Teman Setia
 QS. 58.  Al-Mujaadilah : 14-15.
"Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman ? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui. Allah telah menyediakan bagi mereka AZAB yang sangat  keras, sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan."
12. Al-Qur'an mengajarkan doa agar muslim tidak menjadi sasaran fitnah orang kafir
 QS. 60. Al-Mumtahanah : 5.
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (SASARAN) FITNAH bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2013/10/03/20572/inilah-dalildalil-mengharamkan-umat-islam-memilih-pemimpin-kafir/#sthash.1Xd0Fyqv.dpuf

Harga Elpiji Naik, Warga Miskin Akan Bertambah

Harga Elpiji Naik, Warga Miskin Akan Bertambah

 

Keputusan PT Pertamina yang berencana menaikkan harga Elpiji 12 Kg dan 50 Kg dikhawatirkan akan meningkatkan jumlah penduduk miskin di Jawa Barat.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat Lukman Ismail mengatakan, kenaikan harga gas elpiji tak hanya berpengaruh pada pengusaha saja. Namun juga akan berdampak pada meningkatnya penduduk miskin di Jabar.
“Saya rasa kenaikannya bisa mencapai 2% lebih,” ujar Lukman kepada wartawan di Kantor BPS Jabar, akhir pekan lalu.
Dari data BPS, jumlah penduduk Jabar mencapat 43 juta lebih, dengan jumlah penduduk miskin sebesar 4.648.630 orang. “Bahan bakar itu dikonsumsi semua orang, tak hanya pengusaha,” jelasnya.
Lukman menambahkan, pemerintah harus mewaspadai melonjaknya jumlah penduduk miskin, terutama dari penduduk hampir miskin. Di Jabar, jumlah penduduk hampir miskin mencapai 20%.
“Pemerintah harus memperhatikan mereka. Kenaikan harga elpiji bakal memicu inflasi. Sedikit saja inflasi, penduduk hampir miskin inilah yang bakal langsung terkena dampaknya. Padahal jumlahnya cukup besar,” kata Lukman.
Untuk itu dia mengimbau pemerintah untuk menunda kenaikan harga elpiji. Selain itu, dia meminta pemerintah untuk bersikap tegas dan tidak bertele-tele terhadap rencana kenaikan harga bahan bakar.
“Baru katanya saja harga-harga sudah naik. Apalagi kalau memang benar naik, pasti harga bakal naik. Kalau bisa pemerintah jangan dulu berbicara kenaikan harga jika memang belum pasti, agar masyarakat tidak resah,” tegasnya. (inilahjabar.com, 4/7/2011)

Inilah Dalil-Dalil Mengharamkan Umat Islam Memilih Pemimpin Kafir

JAKARTA (VoA-Islam) - Menjadikan orang kafir sebagai pemimpin bagi umat Islam berarti menentang Allah SWT dan Rasulullah SAW serta Ijma' Ulama. Memilih orang kafir sebagai pemimpin umat Islam berarti memberi peluang kepada orang kafir untuk "mengerjai" umat Islam dengan kekuasaan dan kewenangannya.
Berikut ini adalah sejumlah Dalil Qur'ani beserta Terjemah Qur'an Surat (TQS) yang menjadi dasar untuk bersikap dalam memilih pemimpin :
1.  Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin
QS. 3. Aali 'Imraan : 28.
"Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara  diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu)."
 QS. 4. An-Nisaa' : 144.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?"
 QS. 5. Al-Maa-idah : 57.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman."
2.  Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin walau Kerabat sendiri :
QS. 9. At-Taubah : 23.
"Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan BAPAK-BAPAK dan SAUDARA-SAUDARAMU menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan, dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim."
QS. 58. Al-Mujaadilah : 22.
"Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling  berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekali pun orang-orang itu BAPAK-BAPAK, atau ANAK-ANAK atau SAUDARA-SAUDARA atau pun KELUARGA mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada- Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun merasa  puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa  sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung."
3. Al-Qur'an melarang menjadikan orang kafir sebagai teman setia
QS. 3. Aali 'Imraan : 118.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi TEMAN  KEPERCAYAANMU orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang  disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya."
QS. 9. At-Taubah : 16.
"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi TEMAN SETIA selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman ? Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
4. Al-Qur'an melarang saling tolong dengan kafir yang akan merugikan umat Islam
QS. 28. Al-Qashash : 86.
"Dan kamu tidak pernah mengharap agar Al-Quran diturunkan kepadamu, tetapi ia (diturunkan) karena suatu rahmat yang besar dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu menjadi PENOLONG bagi orang-orang kafir."
QS. 60. Al-Mumtahanah : 13.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan PENOLONGMU kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa."
5. Al-Qur'an melarang mentaati orang kafir untuk menguasai muslim
QS. 3. Aali 'Imraan : 149-150.
"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu MENTAATI orang-orang yang KAFIR itu, niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (kepada kekafiran), lalu jadilah kamu orang-orang yang rugi. Tetapi (ikutilah Allah), Allah lah Pelindungmu, dan Dialah sebaik-baik Penolong."
6. Al-Qur'an melarang beri peluang kepada orang kafir sehingga menguasai muslim
QS. 4. An-Nisaa' : 141.
"...... dan Allah sekali-kali tidak akan MEMBERI JALAN kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman."
7. Al-Qur'an memvonis munafiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin
QS. 4. An-Nisaa' : 138-139.
"Kabarkanlah kepada orang-orang MUNAFIQ bahwa mereka akan mendapat siksaan  yang pedih. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu ? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah."
8. Al-Qur'an memvonis ZALIM kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin
QS. 5. Al-Maa-idah : 51.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak  memberi petunjuk kepada orang-orang yang ZALIM."
9. Al-Qur'an memvonis fasiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin
QS. 5. Al-Maa-idah : 80-81.
"Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang FASIQ."
10. Al-Qur'an memvonis sesat kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin
QS. 60. Al-Mumtahanah : 1.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu     karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu  nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah TERSESAT dari jalan yang lurus."
11. Al-Qur'an mengancam azab bagi yang jadikan kafir sbg Pemimpin / Teman Setia
 QS. 58.  Al-Mujaadilah : 14-15.
"Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman ? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui. Allah telah menyediakan bagi mereka AZAB yang sangat  keras, sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan."
12. Al-Qur'an mengajarkan doa agar muslim tidak menjadi sasaran fitnah orang kafir
 QS. 60. Al-Mumtahanah : 5.
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (SASARAN) FITNAH bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2013/10/03/20572/inilah-dalildalil-mengharamkan-umat-islam-memilih-pemimpin-kafir/#sthash.1Xd0Fyqv.dpuf

Jumlah orang miskin di Indonesia tujuh kali penduduk Singapura

Jumlah orang miskin di Indonesia tujuh kali penduduk Singapura

Reporter : Chandra



Merdeka.com - Beberapa hari lalu Badan Pusat Statistik melansir profil angka kemiskinan terbaru. Hasilnya, kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mendorong peningkatan angka kemiskinan di Indonesia.
Ketua DPR Irman Gusman angkat bicara terkait data kemiskinan terbaru yang dilansir BPS. Dia mengemukakan, jumlah penduduk miskin yang bertambah 480.000 dalam kurun waktu tujuh bulan terhitung sejak Maret-September 2013, sangat memprihatinkan.
Dengan kenaikan itu, saat ini jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 28 juta jiwa. "Jumlah ini sama dengan 7 kali jumlah penduduk Singapura," kata Irman dalam acara Diskusi Kebangsaan di Gedung Grha Widyatama Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Jawa Tengah, Sabtu (3/1). Sampai dengan Juni 2012, jumlah penduduk Singapura 5,31 juta jiwa.
Dia menuturkan, survei itu baru berdasar ukuran kebutuhan fisik minimum. "Seandainya dihitung dari pendapatan minimum, jumlahnya bisa lebih dari jumlah tersebut," ujarnya.
Irman juga menyinggung soal naiknya biaya hidup masyarakat di seluruh kota di Indonesia. Rata-rata, mengalami peningkatan cukup signifikan. Irman menuding, kebijakan ekonomi di masa lalu menyebabkan biaya hidup masyarakat saat ini semakin tinggi.
"Beban hidup yang paling tinggi di Indonesia selama 5 tahun terakhir, dari data BPS ternyata sangat dirasakan di Purwokerto," ujarnya.
Irman menuturkan, selama lima tahun terakhir kenaikan beban hidup di Purwokerto mencapai 96 persen.
"Dalam lima tahun terakhir, menunjukkan adanya kenaikan beban hidup di Purwokerto yang mengindikasikan kemampuan masyarakatnya menurun karena inflasi," jelasnya.
Kenaikan harga gas elpiji 12 kg diperkirakan bisa menambah beban hidup masyarakat.
"Ini adalah kado tahun baru terburuk dari pertamina bagi bangsa ini. Gambaran inilah yang menjadi tantangan pemimpin Indonesia ke depan untuk menyelesaikan masalah lainnya," papar Irman.

Kenaikan harga gas 12 kg bisa bikin orang miskin makin banyak

Kenaikan harga gas 12 kg bisa bikin orang miskin makin banyak

Reporter : Wisnoe Moerti



Merdeka.com - Masyarakat Indonesia mendapat 'kado' tahun baru yang mengejutkan. PT Pertamina (Persero) menaikkan harga jual gas elpiji kemasan 12 Kg dengan rata-rata kenaikan di tingkat konsumen sebesar Rp 3.959 per Kg. Besaran kenaikan di tingkat konsumen akan bervariasi berdasarkan jarak SPBBE ke titik serah (supply point).
Masyarakat berteriak mengeluhkan kebijakan kenaikan harga gas 12 kg. Sebab, rakyat terbebani dengan makin mahalnya harga gas untuk kebutuhan rumah tangga. Beban hidup masyarakat semakin berat lantaran sebelumnya harus menghadapi kenaikan harga BBM dan sejumlah harga kebutuhan pokok.
Tak berselang lama, Badan Pusat Statistik (BPS) melansir data terbaru profil kemiskinan di Indonesia. Jumlah penduduk miskin naik 480.000 jiwa dalam kurun waktu 7 bulan, dari Maret hingga September 2013. Penyebabnya, kenaikan harga BBM yang diikuti kenaikan harga bahan pokok. Kebijakan makroekonomi yang dikeluarkan pemerintah dan bersinggungan langsung dengan masyarakat, cenderung berakibat pada angka kemiskinan.
Dengan kata lain, kebijakan kenaikan gas elpiji 12 kg pun berpotensi semakin memperbesar jumlah kelompok masyarakat miskin. "Kenaikan harga gas riskan juga terhadap angka kemiskinan," ujar pengamat ekonomi Universitas Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko kepada merdeka.com, Jumat (3/1).
Dia merunut, kenaikan harga gas 12 kg berdampak langsung pada kenaikan harga makanan jadi. Masyarakat segmen usaha kecil sangat rentan terhadap dampak kebijakan ini. Kenaikan harga makanan jadi akan mengerek laju inflasi yang kemudian berkorelasi dengan angka kemiskinan.
"Risikonya besar (kenaikan harga gas 12 kg). Karena kemiskinan rentan dan sangat sensitif terhadap kebijakan makro ekonomi," tegasnya.
Pemerintah perlu kebijakan dan strategi penyangga agar jumlah penduduk miskin tidak semakin banyak karena kebijakan makroekonomi. "Sehingga kalau terjadi shock tidak berdampak langsung," ucapnya.
Sebelumnya, masyarakat mengeluhkan kenaikan harga gas 12 kg yang terjadi di awal tahun. Kenaikan harga elpiji 12 kg membuat agen penjual gas kesulitan dalam menjual tabung gas ukuran itu. Sebab, para pembeli lebih memilih untuk membeli elpiji 3 Kg.
Kenaikan harga, menurut salah satu penjual Elpiji 12 Kg, Amalia (28) sudah terjadi sebelum tahun baru. Pasalnya, dia biasa mengambil harga elpiji 12 Kg Rp 85.000 per tabung dari agen, sedangkan sudah satu minggu ini menjadi Rp 90.000 per tabung.
"Sebelum tahun baru, tadinya beli dari agen Rp 85 ribuan eh naik Rp 90 ribu. Mungkin tempat lain bisa lebih mahal," ujar wanita yang berjualan di Palmerah kepada merdeka.com, Jakarta, Rabu (1/1).
Menurut perempuan asli Betawi ini, kenaikan harga membuat elpiji subsidi 3 Kg lebih laku diserbu konsumen yang sebelumnya merupakan pengguna elpiji 12 Kg.
"Pengaruh sekali, yang tadinya beli yang gede, tiba-tiba konsumen banyak mikir dan beli yang 3 kiloan," jelasnya.